Thursday, February 9, 2012

Peluang Bekerja Dari Rumah Part Time/Full Time

Rate this posting:
{[['']]}


Bekerja dari rumah untuk ibu rumah tangga, mahasiswa/i, pensiunan, karyawan dan profesional.
Mengapa tidak?
1. Tidak ada macet
2. Kebebasan waktu, untuk diri sendiri, anak dan keluarga.
3. Menentukan jam kerja anda sendiri
4.Tidak ada BOSS, melainkan anda sendiri yang menjadi BOSS.
5. Menentukan sendiri penghasilan yang anda inginkan.

Sebelum memulai meneruskan membaca isi website ini, silahkan jawab pertanyaan di bawah ini:
· Penghasilan anda tidak cukup tiap bulan?
· Penghasilan anda tidak bisa memenuhi gaya hidup anda?
· Penghasilan anda hanya lewat rekening tiap bulan?
· Tidak punya tabungan?
· Kira-kira setelah bekerja keras dan akhirnya menjadi tua dan pensiun nanti, anda akan masih punya penghasilan seperti sekarang?
· Apakah anda sudah membaca sebuah buku yang berjudul “Jangan Mau Pensiun Berkarat, Melarat dan Sekarat”?
· Berapa lama masalah di atas sudah terjadi pada diri anda?
· Sampai kapan masalah di atas akan terjadi terus pada anda?

Jika anda merasa merasa cukup dengan menghasilan sekarang dan pensiun nanti, saya ucapkan terima kasih atas waktunya dan silahkan keluar dari website ini serta teruskan apa yang menjadi pekerjaan anda sekarang. Good luck untuk anda.

Jika tidak…

Maka anda berada di website yang tepat dan mudah-mudahan menjadi hidayah bagi yang mau merubah nasib sendiri.

Ada pepatah populer yang mengatakan:

“Dilahirkan miskin adalah bukan salah anda, tetapi jika anda dewasa dan mati dalam keadaan miskin, itu adalah salah besar anda sendiri” – Jeremy Weiser

Mengapa demikian?

Karena kesempatan-kesempatan yang datang PASTI ada, terlewat begitu saja tanpa anda mau mengambil kesempatan tersebut, yang biasanya disebabkan oleh:

1. Zona nyaman dan menutup mata hati
Merasa sudah bekerja di perusahaan terkenal dengan segala fasilitas dan gaji menarik, merasa sudah menjadi professional terkenal dan dapat order berlimpah (saat ini) sehingga menolak melihat peluang – peluang yang ada disekitarnya.

2. Berpikiran negatif
Sudah melihat sebuah peluang, tetapi entah bagaimana selalu melihat segala sesuatu dari sisi negatifnya, sehingga tidak berpikir rasional dan positif.

3. Merendahkan diri sendiri
Merasa tidak mampu dan merasa cukup dengan penghasilan dan keadaan sekarang yang disebut di permulaan website ini.

Bagi anda yang berada di zona nyaman di atas, bayangkan keadaan anda bila pensiun nanti, apakah hasil pensiun anda bisa berguna mencukupi hidup di masa pensiun anda di masa mendatang?

If you don't design your own life plan, chances are you'll fall into someone else's plan – Jim Rohn

“Jika anda tidak merencanakan hidup anda sendiri, maka anda jatuh dalam perencanaan hidup orang lain”

Jika anda masih bekerja sekarang, apakah anda menjalani hidup anda sendiri atau menjalani hidup BOSS anda? 

Ya, serajin-rajinnya anda bekerja di perusahaan sekarang, penghasilan anda TIDAK AKAN melebihi penghasilan BOSS anda, betul?

Bekerja dari pagi sampai sore, bahkan malam dengan menuruti “permintaan” BOSS. Ya, anda telah jatuh ke dalam perencanaan hidup BOSS anda. BOSS anda bisa bersenang-senang di luar sana, beli mobil baru setiap tahun, jalan-jalan kemanapun BOSS anda suka dan menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah international yang bagus-bagus, tidak pernah pusing memikirkan biaya rumah sakit, dll… dengan memberikan sesuatu kepada anda yang telah BEKERJA KERAS melalui imbalan yang bernama GAJI yang jumlahnya tentu berlipat-lipat kecilnya dari pendapatan si BOSS, atau uang pensiun jika anda pensiun di kemudian hari.

Bila pensiun nanti, uang pensiun anda justru lebih rendah dari GAJI anda tiap bulan sebelumnya bukan?

Anda mungkin ber-argumentasi: “Jelas saja dia hasilnya lebih banyak, khan dia yang punya perusahaan, anak orang kaya, punya modal uang besar dan kepikiran untuk mendirikan perusahaan, jadi wajar donk kalau si BOSS dapat penghasilan BERLIPAT-LIPAT dari saya yang hanya karyawan”.

Jadi anda berpendapat bahwa orang yang “BERADA/PUNYA” berhak mendapatkan penghasilan lebih dari pada orang yang “BEKERJA KERAS”??

Berarti hidup ini TIDAK ADIL bukan?

Hanya orang-orang yang dilahirkan kaya, punya otak cerdas, punya bakat tertentu yang berhak hidup “LAYAK” daripada orang-orang yang tiap hari bekerja keras dari pagi sampai malam untuk mencukupi kebutuhan diri sendiri dan keluarga?

Sedangkan tidak ada orang di dunia ini yang menyebutkan, TUHAN Yang Maha Esa, tidak adil bukan?
Lalu kenyataannya mengapa demikian??

Jawabannya ada pada DIRI ANDA SENDIRI!

If you want to change, you have to change; If you want to be better, you have to be better” – Jim Rohn

“Jika anda mau berubah, maka anda harus berubah; Jika anda mau menjadi lebih baik, maka anda harus menjadi lebih baik”
Ya, mari berubah untuk masa depan anda sendiri, merencanakan masa depan anda sendiri, meraih mimpi-mimpi yang selama ini rasanya MUSTAHIL anda raih dalam kehidupan anda.

Bagaimana jika ada sebuah peluang yang sudah lama dinantikan bisa merubah hidup anda dengan bekerja dari rumah hanya 5 – 10 tahun dimulai dari sekarang dengan serius, dan setelahnya kebebasan finansial dan waktu menanti anda?

Perkenalkan nama saya, dr. Ali Azhar.

Ya, saya seorang dokter umum. Saya tidak praktek dokter seperti kebanyakan teman sejawat lainnya. Mengapa? Karena saya tidak nyaman duduk di ruangan 2m X 3m menunggu orang sakit datang ke tempat praktek saya, kemudian saya menerima “imbalan” dari orang sakit atas jasa saya. Perasaan saya tidak nyaman jika ada seseorang yang butuh bantuan [orang sakit misalnya] dan saya justru menerima imbalan dari orang yang sedang kesusahan tersebut. Yang saya inginkan adalah, orang sakit tersebut boleh datang berobat dan saya tidak mau menerima imbalan apapun alias GRATIS, dari pelayanan sampai obat-obatannya = GRATIS.

Tetapi, kalau semua di GRATIS-in, saya makan dari mana? :)

Menurut survey [Anonym], 90% dokter umum hidupnya tidak sejahtera dan hanya 10% saja yang bisa kaya, karena yang 10% merupakan anak orang kaya dan selebihnya menjadi kaya setelah tua karena menjadi dokter terkenal dan banyak pasien.

Menjadi dokter kaya karena terkenal dan banyak pasien memang banyak uang, tetapi dokter-dokter ini tidak punya WAKTU luang untuk diri sendiri maupun keluarga.

Tahukah anda bahwa anak anda menjadi milik anda sampai berumur 12 tahun? Karena selanjutnya anak-anak anda menjadi milik sekolah, les tambahan, teman-temannya, lalu 6 tahun mendatang menjadi milik pacarnya, kemudian menikah dan menjadi milik keluarganya sendiri?

Ya, anda berpeluang DEKAT dengan anak-anak anda hanya dalam 12 tahun pertama pertumbuhannya.
… dan anda rela membiarkan anak-anak yang sangat anda sayangi di-ajar oleh lingkungan, pembantu dan teman-temannya kelak tanpa mengenal kasih sayang orang tua yang sesungguhnya?

Sampai saya menemukan sebuah bisnis yang JAUH lebih bermakna dan bermanfaat, saya banyak WAKTU luang membimbing anak-anak saya karena bekerja dari rumah dan juga berkesempatan menjadi BEBAS Finansial dengan kerja keras saya sendiri dan dalam waktu singkat, hanya 5 Tahun, dan yang lebih luar biasanya lagi bisa dikerjakan part time atau full time. WOW!

Memulai bisnis sendiri dan bisa dikerjakan dengan bekerja dari rumah.

Bisnis ini tidak mengenal “APA YANG ANDA PUNYA [Uang, bakat, cerdas]” dan “LATAR BELAKANG PENDIDIKAN” anda, hanya orang yang mau bekerja keras yang PASTI berhasil, karena sudah terbukti selama 33 Tahun [di tahun 2013].

Suatu kesempatan yang ADIL bukan?

Bisnis seperti apakah yang saya maksud?

"Saya dahulu seorang supir angkot dan istri seorang SPG, setelah serius menjalani bisnis ini, bekerja dari rumah, penghasilan saya sekarang minimal 70 juta rupiah per bulan [Jul 2013]" - Bpk. Deni - Jakarta.

"Dahulu saya sering dikejar-kejar tantrib karena saya mantan pedagang kaki lima, sekarang setelah mengikuti bisnis ini, bekerja dari rumah, penghasilan per bulan saya adalah 25 juta rupiah per bulan [Feb 2013]" - Didiet - Jakarta.

"Saya seorang ibu rumah tangga, menjalankan bisnis ini bekerja dari rumah dan penghasilan saya bulan lalu 25 juta rupiah [Feb 2013]" - Indah - Bekasi.

"Saya seorang penjual kelapa di pasar basah, 1 bulan produk habis dan untung 20 juta. Bisnis yang Luarrr Biasa!" - Nuryati - Jakarta.

"Saya seorang mantan perawat, 10th menjalankan bisnis ini, penghasilan per bulan 530 juta rupiah per bulan" - Riza - Jakarta.

"Saya mantan accountant, 5.5th menjalankan bisnis ini dari garasi rumah dan bisa mengawasi anak dari rumah, penghasilan per bulan 270 juta per bulan" - Ibu Fairus - Jakarta.

"Saya mantan pegawai PNS, mengundurkan diri dari PNS di usia 30th-an karena ingin fokus bisnis dan merubah nasib, Dari Januari 2013 - Juni 2013, total penghasilan saya lebih dari 800 juta, sekarang rata-rata di atas 250 juta per bulan. Luarrr Biasa!" - Abdul - Palangkaraya.

"Saya mantan wakil direktur sebuah perusahaan besar di Jakarta, mengundurkan diri dari jabatan dan memilih bekerja bersama istri dari rumah, penghasilan bulan Juni 2013 lebih dari 450 juta" - Andi - Jakarta.

"Dulu saya bekerja sebagai akuntan selama 12 tahun dan saya sangat mencintai pekerjaan saya sebagai akuntan tersebut, tetapi setelah mengenal bisnis ini yang diperkenalkan oleh teman baik, saya memutuskan untuk bekerja dari rumah saja, dan setelah 13 tahun saya menjalankan bisnis ini, penghasilan saya 100 kali dari penghasilan saya dahulu sebagai akuntan." - Ibu Fitri - Kediri.

"Ayah saya adalah seorang kolonel dan saya tahu benar rupiah jumlah pensiun beliau. Walaupun suami saya sekarang Jendral, pasti rupiah pensiunnya tidak jauh berbeda dengan ayah saya. Oleh sebab itu, saya tidak mau "terima nasib" begitu saja dan saya HARUS mengubah nasib keuangan keluarga saya untuk persiapan pensiun nanti. Memulai bisnis ini di usia 51 tahun dan sudah 11 tahun di bisnis ini, akhirnya saya bisa membuktikan bahwa bisnis ini memang benar menjanjikan dan sangat LUAR BIASA. Liburan keluar negeri GRATIS setiap tahun 2 - 3 kali dan pulang dari liburan [bahkan saat berkunjung ke anak-anak] saya selalu dinantikan cucu-cucu saya karena saya selalu bawa "oleh-oleh" buat mereka." - Nancy - Jakarta.

"Pernah bekerja sebagai buruh jalan tol, menurut saya ini adalah pekerjaan paling mudah di dunia, karena systemnya sudah terbukti selama 33 tahun, kita tinggal "nyemplung aja". Jadi seperti orang kerja di kantor-kantor. Bedanya kalau mereka mengikuti system kerja kantor/perusahaan mereka dan rejekinya dijatah sama BOSS bagaimanapun bekerja kerasnya mereka, kalau saya bekerja mengikuti system yang membuat orang jadi kaya raya yang rejekinya di sini tanpa dijatah siapapun tergantung kerja keras anda sendiri. Lumayan bekerja keras selama 5 tahunan sekarang setiap bulan lebih dari 300 juta rupiah" - Hendri - Malang.

"Bisnis saya dahulu banyak, retail dan franchise juga sudah dijalankan, tetapi tidak ada yang memiliki mentoring seumur hidup GRATIS!, yang ada kalau mau ikut bimbingan bisnis bayar lagi dan tidak murah loh. Balik modal di bisnis biasa hitungannya tahunan, mengelolanya harus jeli dan tidak ada etika bisnis sesama saingan, jadinya siapa yang kreatif dan banyak sikut sana-sikut sini yang banyak berhasil. Di bisnis ini sudah ada patokan cara bisnisnya, etikanya dijunjung tinggi dan training di dalam dan di luar negeri sangat menyenangkan. Setelah 5 tahunan di bisnis ini, ikut systemnya, tiap bulan minimal 250 juta" - Purwantiko - Depok.

"Setelah 14 tahun di bisnis ini, mempunyai banyak uang sudah bukan impian saya lagi. Uang sudah bukan masalah buat kami sekeluarga. Beli barang semahal apapun bisa tinggal ambil tanpa melihat harga dan dibayar cash. Jalan-jalan mau kemana aja ke seluruh dunia tinggal berangkat tanpa pikir biaya dan berapa lamanya. Yang diinginkan sekarang adalah melihat saudara-saudara saya se-Indonesia menjadi mempunyai kebebasan keuangan seperti kami sekeluarga yang juga telah dibuktikan lebih dari 33 tahun dan oleh lebih dari 2000 orang di seluruh dunia, kenapa bukan anda sendiri yang membuktikannya?" - Marvin - Jakarta.

Bisnis ini sudah ada di 89 negara [tahun 2013], dan sudah 33th terbukti banyak kesaksian-kesaksian orang-orang yang sudah mengubah pandangannya dan mau berubah, bekerja keras dan akhirnya nasib dan kehidupannya berubah.

Di Bisnis ini, setiap 3 hari lahir Miliarder baru dari seluruh Dunia, FANTASTIS bukan?

Apakah anda salah satu dari orang yang mau merubah kehidupan dan menjadi bagian dari bisnis yang LUAR BIASA ini?

Saya pribadi akan memperkenalkan mereka semua yang bersaksi di website ini bahwa mereka adalah orang-orang NYATA dan benar adanya, dan anda bisa tanyakan sendiri dan lihat rekening pribadi mereka satu persatu.

Mau bukti apa lagi??  Sudah 33th mencetak lebih dari 2000 orang di seluruh Dunia berpenghasilan di atas 250 juta PER BULAN!

Yup! anda tidak salah baca, 250 juta per bulan.

Berapa lama KERJA KERAS-nya punya penghasilan 250 juta per bulan di bisnis ini?
Ibu Feny di Jakarta dengan waktu 2 tahun 8 bulan [rekor di Indonesia], rata-rata teman-teman saya punya penghasilan segitu kerja di bisnis ini 5 tahun sampai 11 tahun.

Coba bayangkan KERJA KERAS berapa tahun, tanpa lihat ijazah dan latar belakang dan di perusahaan mana bisa punya penghasilan minimal 250 juta per bulan?

TIDAK ADA!

Jadi sudah bisa lihat "nasib" anda di perusahaan anda bekerja sekarang dibandingkan dengan "nasib" anda melakukan bisnis ini?

Seperti yang disebut diawal blog ini, kesempatan itu PASTI ada, tinggal pribadi anda yang mau membuka mata, hati dan pikiran untuk menerima KENYATAAN. 

Ingat kesempatan ini kalau anda tidak ambil SEKARANG, maka orang lain yang akan mengambilnya, pilihan di tangan anda sendiri.

Yup, nasib anda dan keluarga ada di tangan anda sendiri!

Silahkan klik link di bawah ini untuk mencari tahu lebih lanjut seperti apa perusahaan, produknya dan bagaimana memulai bisnisnya.


Salam SUKSES,

dr. Ali Azhar


DISCLAIMER: Penghasilan tiap individu dapat bervariasi dan bukan jaminan, bisnis ini diperlukan KERJA KERAS dan butuh pengorbanan waktu, tenaga dan uang. Bisnis ini bukan cara cepat menjadi kaya. Bisnis ini bukan mencari-cari kaki dan bukan mendapatkan penghasilan dengan mencari-cari member. Jika anda menginginkan investasi uang dan tinggal tunggu bagi hasil serta tidak mau bekerja keras, bisnis ini bukan untuk anda. Hanya untuk orang-orang yang SERIUS ingin mengubah nasibnya dan sudah bosen/tidak mau menjadi orang miskin di kemudian hari.